Retorika Abu Nadlir

Yang ditulis kan subur hidup di kalbu. Yang dikata kan cerah bermakna di jiwa. Yang diajar kan membekas dalam sejarah dan selepasnya!

SURAT AL-‘ALAQ (SEGUMPAL DARAH) Ayat 1-5

Sabtu, 21 Februari 20152comments



Surat ini merupakan surat yang ke-1 yang diterima Rasulullah dan surat ke 96 berdasarkan urutan Mushaf al-Qur’an. Ayat 1-5 ini menurut kesepakatan dari kebanyakan ulama’ turun pada tanggal 17 Ramadlan. Terdiri dari 19 ayat. Surat ini termasuk surat Makkiyyah.




  • Asbabun Nuzul Surat Al-‘Alaq Ayat 1-5


Diriwayatkan oleh ‘Aisyah dalam sebuah hadist dalam kitab Shohih Bukhori, Ketika beliau (Rasulullah) ada di Gua Hira, datanglah malaikat seraya berkata, 'Bacalah!' Beliau berkata, 'Sungguh saya tidak dapat membaca. Ia mengambil dan mendekap saya sehingga saya lelah. Kemudian ia melepaskan saya, lalu ia berkata, 'Bacalah!' Maka, saya berkata, 'Sungguh saya tidak dapat membaca:' Lalu ia mengambil dan mendekap saya yang kedua kalinya, kemudian ia melepaskan saya, lalu ia berkata, 'Bacalah!' Maka, saya berkata, 'Sungguh saya tidak bisa membaca' Lalu ia mengambil dan mendekap saya yang ketiga kalinya, kemudian ia melepaskan saya. Lalu ia membacakan, "Iqra' bismi rabbikalladzi khalaq. Khalaqal insaana min'alaq. Iqra' warabbukal akram. Alladzii 'allama bil qalam. 'Allamal insaana maa lam ya'lam.

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5)


  1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
  2. Dia telah menciptakan manusia dari 'Alaq,
  3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang paling Pemurah,
  4. Yang mengajar manusia dengan pena,
  5. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang belum diketahuinya,



  • Kosakata

Iqra’, terambil dari akar kata qara’a yang berarti "menghimpun,” sehingga tidak selalu harus diartikan "membaca teks tertulis dengan aksara tertentu."

Dari  "menghimpun" lahir aneka ragam makna, seperti “menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri sesuatu dan membaca, baik teks tertulis maupun tidak”.

Khalaqa, berarti “menciptakan (dari tiada), menciptakan (tanpa satu contoh terlebih dahulu), mengukur, memperhalus, mengatur, membuat”.

Kata khalaqa berbeda dengan ja’ala. Ja’ala mengandung penekanan terhadap manfaat yang harus atau dapat diperoleh dari sesuatu yang dijadikan itu.

Insaan (manusia), terambil dari kata uns yang berarti “senang, jinak, harmonis”, atau dari kats nis-y yang berarti “lupa”. Ada juga yang berpendapat berasal dari kata naus yang berarti “gerak atau dinamika”.

Alaq, dalam kamus bahasa arab berarti “segumpal darah”. Tetapi ada ulama’ tafsir yang mengartikannya “sesuatu yang bergantung di dinding rahim”.

Kata juga bisa dipahami dengan arti “sifat manusia sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tetapi selalu bergantung kepada selainnya”.

Al-Akram, bisa diterjemahkan dengan arti “Yang Maha/Paling pemurah atau mulia”. Al-Akram, terambil dari kata karama yang antara lain berarti “memberikan dengan mudah dan tanpa pamrih, bernilai tinggi, terhormat, mulia, setia, terhormat, sifat kebangsawanan”

Qalam, terambil dari kata qalama yang berarti “memotong ujung sesuatu, alat untuk menulis, tulisan”.



  • Pesan Surat Al-‘Alaq Ayat 1-5
1.  Surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini menjelaskan tentang wahyu yang pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW.
2.  Iqra' pada surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini berarti bacalah, telitilah, dalamilah, ketahuilah ciri-ciri sesuatu, bacalah alam, bacalah tanda-tanda zaman, sejarah, diri sendiri, yang tertulis dan tidak tertulis. Alhasil objek perintah iqra' mencakup segala sesuatu yang dapat dijangkaunya.
3.     Surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini, Allah memperkenalkan bahwa Diaadalah Allah Yang Maha Kuasa, Maha Pemurah, Dia adalah Tuhan yang harus disembah, karena Allah adalah Maha Pecipta.
4.     Surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini, Allah juga menegaskah bahwa Ia adalah sumber dari segala ilmu pengetahuan, dan dari sini Allah mengajarkan kita semua agar selalu membaca alam semesta dan lingkungan di sekeliling kita.
5.  Surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini memberi pesan bahwa keimanan dan keislaman kita bisa ditingkatkan dengan membaca, meneliti, menelaah, memahami dan menghayati semua ilmu-ilmu Allah yang berada di alam ini.

Share this article :

+ comments + 2 comments

26 November 2018 pukul 17.18

makasih infonya ijin copas

23 Januari 2019 pukul 12.50

Terima Kasih:)

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Retorika Abu Nadlir - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger